Pernahkah kamu melihat gigi seseorang yang terpasang behel? Atau justru kamu saat ini sudah memakainya? Behel gigi atau yang juga disebut sebagai kawat gigi merupakan suatu alat yang dipasang di dalam mulut guna memberikan   susunan gigi yang ideal. Behel gigi bekerja dengan cara memberikan tekanan ke gigi serta menggerakkan gigi ke posisi idealnya secara perlahan. Kawat gigi terdiri atas berbagai macam jenis



Ada kawat gigi metal, kawat gigi keramik, kawat gigi lingual, dan kawal gigi self legating yang kesemuanya termasuk ke dalam kawat gigi permanen. Selain itu ada juga kawat gigi lepasan yang terdiri atas beberapa jenis yaitu retainer dan invisalign. Tujuan dari pemasangan behel sejatinya bukan hanya untuk memperbaiki struktur gigi saja, tetapi juga untuk estetika. Dengan gigi yang rapi, maka secara otomatis penampilan seseorang menjadi jauh lebih percaya diri. 


Efek Samping Menggunakan Behel


Meski dianggap menguntungkan dan membuat gigi menjadi rapi dan tertata, tetapi ternyata memakai behel juga memberikan efek samping. Apa saja itu?


1. Ada Rasa Tidak Nyaman


Apabila menggunakan behel, kamu pasti merasakan ketidaknyamanan pada gigi. Terasa sakit, sedikit longgar, dan juga kurang tenaga dalam hal mengigit pada beberapa hari pertama. Selain itu kamu juga akan merasakan nyeri karena bagian behel menggesek bagian pipi, lidah, ataupun bibir. Selain itu, kamu juga bakal merasakan kesulitan berbicara terutama pada hari-hari pertama.

2. Gigi Susah Dibersihkan


Dan efek samping berikutnya gigi menjadi lebih sulit untuk dibersihkan. Hal ini membuat sisa-sisa makanan lebih banyak menumpuk di sela-sela gigi sehingga jika bertumpuk maka membuat hadirnya masalah pada gigi. Tanpa behel saja kita sudah kesulitan dalam membersihkan gigi, apalagi ada behel terpasang di dalamnya. Sikat gigi tidak bisa menjangkau seluruh area gigi ketika kamu menggunakan behel.


3. Pemendekan Akar Gigi


Ketika seseorang memakai kawat gigi, maka beberapa gigi bakalan bergerak ke arah tekanan kawat. Jika hal ini terus menerus terjadi dalam jangka waktu yang lama, maka beberapa tulang gigi lama akan tergantikan dengan tulang yang baru. Dan terjadi pemendekan Akar Gigi sehingga membuat gigi menjadi mudah goyah.

4. Mengalami Cedera


Apabila terjadi benturan atau pukulan yang menyerang mulut maka bakal menyebabkan mulut tergores bahkan hingga bagian dalam bibir atau pipi. Selain itu bila kawat longgar atau rusak bisa menggores serta mengiritasi gusi, pipi, ataupun bibir. Jika kamu mengalami hal ini, silakan ikuti saran dokter gigi yang berkaitan dengan kebiasaan makan dan juga yang lainnya guna meminimalisir cedera.


5. Menimbulkan Alergi


Penggunaan behel juga dapat menimbulkan alergi. Terutama alergi tehadap logam. Hal ini disebabkan karena behel merupakan sebuah kawat yang mengandung berbagai logam seperti nikel, tembaga, dan kromium. Reaksi alergi tersebut ditandai dengan rasa sakit dan juga telinga tersumbat. Jadi apabila kamu punya alergi terhadap logam, jangan pernah memasang behel pada gigi kamu ya 

Nah, setelah mengetahui beberapa efek samping di atas, apa kamu masih berencana menggunakan behel? Sekali lagi, itu menjadi hak kamu apakah akan memakai kawat gigi ataukah tidak. Karena ada efek positif dan negatifnya masing-masing. Dan yang terpenting, apabila kamu ingin memasangnya pastikan hanya di dokter gigi resmi dan bersertifikat agar hasilnya baik dan tidak terlalu meninggalkan masalah di kemudian hari. Serta yang tak kalah penting, selalu jaga kesehatan mulut dan jangan sampai tidak menggosok gigi ya.