Tetanus merupakan suatu kondisi dimana telah terjadi kerusakan sistem saraf yang disebabkan oleh racun yang dihasilkan oleh bakteri. Penyakit yang satu disebabkan oleh salah satu bakteri yang disebut Clostridium tetani. Umumnya, tetanus lebih mudah menyerang bayi dan orang usia muda. Apalagi orang tersebut belum menjalankan vaksinasi tetanus maka akan semakin mudah virus tersebut masuk ke dalam tubuh. Tetanus menjadi salah satu infeksi yang berbahaya karena memengaruhi sistem otot dan urat saraf.



Bila orang mengidap penyakit tetanus maka akan merasakan tegang dan kejang yang menyakitkan dalam 7 hari setelah bakteri itu masuk. Bakteri Clostridium tetani bisa timbul karena adanya luka terbuka, umumnya yang diakibatkan karena paku ataupun benda tajam yang lainnya. Jika anda sudah mengalami hal tersebut (tertusuk paku dan terluka) maka sudah seharusnya mendapatkan pertolongan pertama. Bagaimana caranya?

Cara Mengobati Tetanus yang Tepat


1. Cuci Luka


Setelah tangan atau kaki anda terluka karena paku ataupun benda lain yang sejenis, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mencuci luka dengan sabun dan air dengan segera. Alternatif lain anda bisa menggunakan cairan antiseptik untuk hasil yang lebih baik (bila anda memilikinya).


2. Hubungi Dokter


Bilamana ada keraguan apakah anda sudah menjalani vaksin tetanus atau belum, maka anda bisa menghubungi dokter untuk berkonsultasi. Secara otomatis jika anda belum pernah diberi vaksin tetanus, maka jika terjadi luka bakteri akan lebih mudah masuk daripada mereka yang sudah pernah diberikan vaksin tetanus. Selain itu, bila anda mengalami kaku otot, sulit menelan, atau bernapas sebaiknya juga segera menghubungi dokter.

Jika pasien sudah pernah divaksinasi, maka biasanya dokter akan dokter akan memberikan obat imunoglobulin tetanus (TIG) guna mencegah terjadinya infeksi. Namun bilamana ada pasien yang belum divaksinasi tetanus, perawatan di rumah sakit menjadi sangat diperlukan. Penanganan ini biasanya meliputi pemberian antibiotik, antitoksin, dan obat relaksan otot. Lama proses penyembuhan penyakit ini umumnya akan membutuhkan waktu sekitar 16 minggu.

Cara Mencegah Tetanus yang Tepat

Apakah Tetanus Bisa Dicegah?

Tentu saja bisa. Teruntuk bagi anda yang sama sekali belum pernah terjangkit penyakit satu ini maka sebaiknya untuk selalu berhati-hati dan selalu waspada. Sangat penting untuk melakukan pencegahan dengan beberapa cara sebagai berikut :


1. Vaksinasi Tetanus


Vaksinasi sangat perlu dilakukan guna mencegah datangnya penyakit ini. Dan vaksinasi tetanus merupakan bagian dari vaksinasi DPT (Dipteri, Pertusis, Tetanus). Proses vaksinasi ini harus diberikan dalam lima tahapan, yakni pada usia 2, 4, 6, 18 bulan, dan 4-6 tahun. Namun bagi yang sudah berusia di atas 7 tahun bisa menjalani vaksin vaksin Td yang bermanfaat dalam memberikan perlindungan terhadap tetanus sekaligus difteri. Proses vaksinasi ini perlu diulang tiap 10 tahun sekali.

2. Menjaga Kebersihan


Kebersihan harus benar-benar anda perhatikan bila tidak ingin terserang penyakit yang dikenal mematikan ini. Utamanya saat terjadi luka, maka luka tersebut harus benar-benar dibersihkan dengan baik. Bisa dengan air bersih maupun cairan antiseptik. Intinya, jangan sampai luka tersebut ada terlalu lama di bagian tubuh kita.

Jangan sekali-kali meremehkan penyakit yang satu ini. Bila tidak ditangani dengan tepat dan tidak segera mendapatkan pertolongan pertama dengan baik, maka nyawa anda bisa jadi taruhannya. Terlebih lagi bagi anda yang belum pernah menerima vaksinasi, penanganan yang cepat dan tepat sangat perlu untuk dilakukan. Akhir kata, demikian informasi yang dapat disampaikan mengenai bagaimana cara mengobati penyakit tetanus, semoga bermanfaat dan terima kasih.